Kepada Yth.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung
Di Tempat
Dengan hormat,
Penerimaan siswa baru setiap tahun seharusnya menjadi proses yang mudah, adil, dan mendukung semangat pendidikan. Namun kenyataannya, pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang berlaku saat ini justru menjadi beban berat bagi siswa, orang tua, dan bahkan sekolah. Bahkan lebih dari itu, sistem ini berpotensi merusak mental generasi bangsa dan menyimpang dari tujuan pendidikan nasional.
Kondisi yang terjadi saat ini sangat ironis: ketika tes masuk masih dijadikan syarat utama, SPMB seolah-olah menjadi satu mata pelajaran baru, bahkan kurikulum ekstra yang harus dikejar siswa. Padahal hal ini tidak tercantum dalam kurikulum resmi, hanya menambah beban tanpa manfaat nyata bagi kualitas pembelajaran.
Berdasarkan permasalahan tersebut, kami menyampaikan beberapa alasan mendasar mengapa sistem ini perlu diubah:
Membebani waktu, tenaga, dan biaya
Siswa harus meluangkan waktu ekstra untuk belajar materi tes, orang tua mengeluarkan biaya tambahan untuk bimbingan dan keperluan administrasi, padahal tujuannya hanya untuk mengikuti ujian satu hari.
Berisiko merusak kesehatan mental siswa
Tekanan persaingan yang ketat, ketidakpastian hasil, dan rasa takut gagal memicu kecemasan berlebih, menurunkan rasa percaya diri, hingga membentuk pola pikir sempit bahwa nilai tes adalah satu-satunya ukuran keberhasilan.
Tidak akurat dan tidak adil
Hasil tes hanya mengukur kemampuan sesaat, bukan potensi, kedisiplinan, atau perkembangan siswa secara berkelanjutan. Siswa di daerah terpencil atau yang memiliki keterbatasan akses fasilitas menjadi semakin dirugikan.
Proses tidak efisien dan berulang
Pengumpulan berkas yang sama di berbagai tahap membuka celah kesalahan data, birokrasi yang lambat, serta potensi terjadinya praktik yang tidak wajar.
Mengingat hal tersebut, kami memohon kepada Bapak/Ibu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung untuk mengambil langkah tegas: MENGHAPUS sistem SPMB yang masih menggunakan tes masuk, dan menggantinya sepenuhnya dengan Sistem Penerimaan Murid Terintegrasi Berbasis Satu Data.
Dalam sistem baru ini:
- Tidak ada lagi tes masuk
- Semua data siswa tersimpan dan terhubung dalam satu basis data resmi
- Penempatan siswa berjalan secara otomatis berdasarkan data riil seperti nilai rapor, jarak tempat tinggal, dan kuota sekolah
- Proses berjalan cepat, transparan, adil, dan tanpa biaya tambahan
Perubahan ini bukan hal yang mustahil. Jika data siswa sudah dikelola dengan baik dan akurat, maka tidak ada alasan lagi mempertahankan sistem yang menyiksa siswa. Langkah ini akan menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masa depan generasi muda di Provinsi Lampung.
Kami berharap permohonan ini mendapat perhatian dan tanggapan yang baik demi terwujudnya sistem pendidikan yang benar-benar melayani kepentingan siswa.
Hormat kami,
Warga Masyarakat & Pemerhati Pendidikan
Provinsi Lampung.
