
LAMSEL – Kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar semakin menguat.
Sejak terpilih pada Pilkada 2024, kinerja dan kebijakan keduanya mulai menunjukkan hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Kini, sebuah penghargaan adat yang diberikan kepada keduanya menegaskan keberhasilan tersebut.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung Selatan, Amelia Nanda Sari, menilai penganugerahan gelar adat Pangeran Penata Marga kepada Bupati dan Batin Penata Gama kepada wakil bupati dari Marga Adat Katibung sebagai simbol kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan mereka.
“Gelar ini bukan hanya bentuk apresiasi atas kinerja dan pembangunan yang telah dicapai, tetapi juga tanda pengakuan terhadap kepemimpinan visioner yang membawa perubahan signifikan bagi masyarakat Lampung Selatan,” ujar Amel kepada awak media dalam sebuah keterangan, Jum’at (12/12/2025).
Fraksi Gerindra juga menyatakan bahwa pemberian gelar adat tersebut juga merupakan simbol penerimaan yang mendalam dari masyarakat adat Marga Katibung terhadap kepemimpinan Egi dan Syaiful.
Gelar adat merupakan kehormatan tinggi yang hanya diberikan kepada figur yang mampu menjaga harmoni, memelihara kebudayaan, dan membawa kemajuan nyata bagi masyarakat.
Marga Katibung, yang dikenal sebagai miniatur Lampung dengan keberagaman adat Pepadun dan Sai Batin, memberikan penghormatan melalui prosesi Cangget Bagha, sebuah tradisi yang mengikat erat masyarakat dengan warisan budaya mereka.
“Kami sangat mengapresiasi upaya tokoh adat, pemerintah daerah, dan masyarakat yang terus berkomitmen untuk melestarikan budaya serta membangun harmoni antar sesama,” tambahnya.
Amel begitu ia disapa juga menekankan bahwa pemberian gelar adat ini diharapkan dapat memberikan dorongan baru bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat pembangunan, melestarikan budaya, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Fraksi Gerindra akan terus mendukung pemerintah daerah dalam upaya pembangunan yang berkelanjutan dan penguatan identitas daerah, baik dalam aspek budaya maupun sosial ekonomi,” tuturnya.
Prosesi sakral Cangget Bagha Marga Katibung pada Rabu, 10 Desember 2025, di Lapangan Desa Tanjung Agung, Kecamatan Katibung, menjadi momen penting.
Di tengah prosesi khidmat yang dipimpin oleh tiga penyimbang adat – Tuan Alam, Batin Sinar Alam, dan Paksi Sejati – Bupati Radityo Egi Pratama resmi dinobatkan sebagai Pengikhan Penata Marga. Gelar ini menandai pengakuan penuh dari masyarakat adat terhadap kepemimpinan daerah.
Selain Bupati Egi, gelar adat juga diberikan kepada Ketua TP PKK sekaligus UKP Bidang Pariwisata, Zita Anjani (Pekhikhan Cahya Marga), Wakil Bupati M. Syaiful Anwar (Batin Penata Gama), dan Wakil Ketua TP PKK, Reni Apriyani (Batin Mustika).
Dalam sambutannya, Bupati Egi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas amanah adat yang telah diterimanya.
“Gelar adat ini merupakan penghormatan yang besar bagi saya dan Wakil Bupati Syaiful Anwar. Kami berkomitmen untuk terus bekerja keras dalam mewujudkan Lampung Selatan yang lebih maju, sejahtera, dan berbudaya,” ucap Egi. (Red)